blog - Graceindo Express

Graceindo Express siap melayani anda !

Bagaimana Cara Mengimpor Keramik atau bahan pecah belah lainnya dari China? #cargoimport #cargoimpor #impor #cargojakarta

Impor keramik, granit, dan marmer dari China merupakan salah satu model bisnis yang menjanjikan dan memiliki pasar luas di Indonesia. Pasalnya China terkenal akan produsen ketiga komoditas tersebut dengan bentuk dan motif yang artistik namun dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Saking tingginya permintaan keramik, granit, dan marmer dari China ke Indonesia, pada tahun 2022 telah terjadi impor keramik dengan total 70,2 juta ton. Angka ini memang sedikit lebih turun dari tahun 2021 yang jumlahnya hingga 84,3 juta meter persegi. Dari data di atas dapat dilihat bahwa memang kebutuhan pasar domestik akan impor keramik, granit, dan marmer dari China cukup tinggi. Jika Anda salah satu yang tertarik untuk menjadi importirnya, maka artikel ini untuk Anda. Berikut apa saja yang perlu diperhatikan sebelum melakukan impor keramik, granit, dan marmer dari China. Mengapa Impor Keramik, Granit, dan Marmer dari China Menjadi Populer? Sebelum kita masuk ke syarat dan cara impor keramik, granit, dan marmer dari China, sebaiknya kita pahami dulu mengapa ketiga komoditas ini memiliki permintaan yang tinggi dan populer. Berikut beberapa faktor penentunya: Harga yang Kompetitif Faktor pertama yang membuat keramik, granit, dan marmer dari China populer di Indonesia ialah karena harganya yang kompetitif. Dengan adanya produksi massal, membuat biaya produksi dapat lebih hemat. Selain itu, faktor seperti upah buruh yang murah juga dapat menekan biaya produksi. Adanya Variasi Model dan Desain Tren bergerak dengan cepat dan China menjadi salah satu negara yang berhasil untuk bersikap responsif terhadap segala jenis tren terbaru. Karena kecepatan ini pula komoditas dari China termasuk keramik, granit, dan marmer banyak diminati, karena desainnya yang menarik dan sesuai selera pasar. Stok yang Tersedia Produksi yang massal tidak hanya berpengaruh pada biaya produksi namun juga ketersediaan stok di pasaran. Hal ini membuat pembeli atau bahkan perusahaan reseller mudah mendapatkan barang sesuai jumlah kebutuhannya. Peraturan Umum Impor Keramik, Granit, dan Marmer Sebagai importir yang mematuhi aturan berlaku di Indonesia, ada beberapa peraturan umum yang wajib dipatuhi, antara lain: Perusahaan wajib memiliki perizinan usaha yang sesuai seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Perusahaan perlu memiliki Nomor Pokok Importir (NIP) yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Surat Keterangan Asal (SKA) diperlukan untuk mendapatkan preferensi tarif atau pembebasan bea masuk jika ternyata ada perdagangan bebas bea antara Indonesia dengan China. Produk keramik, granit, dan marmer yang diimpor harus memenuhi standar SNI yang berlaku. Adanya pelabelan yang jelas dengan memuat informasi seperti nama produk, asal negara, bahan baku, serta detail lainnya. Syarat Impor Keramik, Granit, dan Marmer dari China Untuk melakukan impor produk seperti keramik, granit, dan marmer dari China ada beberapa persyaratan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 10 Tahun 2018 antara lain: Pemenuhan persyaratan impor keramik diperiksa langsung melalui Kawasan Pabean. Laporan dari Surveyor dibutuhkan sebagai persyaratan impor. Importir harus membuat pernyataan mandiri yang menyatakan bahwa syarat impor keramik sudah terpenuhi sebelum barang impor tersebut digunakan maupun diperjualbelikan atau berpindah tangan. Importir mengirimkan surat pernyataan tersebut melalui inatrade.kemendag.go.id dengan mencantumkan nomor Pemberitahuan Impor Barang (PIB). Dokumen persyaratan impor dan PIB wajib disimpan setidaknya 5 tahun untuk keperluan pemeriksaan. Cara Impor Keramik, Granit, dan Marmer Ketika Anda telah memenuhi persyaratan impor dan memiliki dokumen-dokumen lengkap dalam peraturan umum sebagai importir, maka kini Anda sudah siap melakukan impor keramik, granit, dan marmer dari China ke Indonesia. Berikut langkah-langkahnya: Riset Kebutuhan Pasar Ada banyak jenis dan bentuk dari keramik, granit, dan marmer yang tersedia di China. Pastikan barang yang Anda impor sesuai dengan apa yang pasar cari. Cari Supplier yang Terpercaya Jangan terburu-buru dalam menjalin kerja sama dengan supplier di negara asal. Anda dapat mempertimbangkan reputasi, review, dan lakukan verifikasi dengan meminta sampel produk atau bahkan izin kunjungan ke pabrik produksinya. Lakukan Negosiasi Harga Negosiasi merupakan hal yang penting untuk mendapatkan penawaran terbaik dari supplier. Melalui teknik negosiasi yang tepat, Anda bisa mendapatkan kesepakatan yang saling menguntungkan. Selain negosiasi, membangun hubungan yang baik dengan supplier juga diperlukan untuk mendapatkan layanan terbaik termasuk purna jual. Siapkan Dokumen Selain dari persyaratan impor, ada beberapa dokumen lain yang tidak boleh ketinggalan saat melakukan impor antara lain perizinan impor, dokumen pengiriman, inovice, packing list, bill of lading, sertifikat negara asal, dan sertifikat kualitas. Pilih Metode Pembayaran Dalam transaksi ekspor impor terdapat beberapa metode pembayaran yang bisa dilakukan seperti Letter of Credit (L/C), Transfer T/T, dan lain-lain. Selain itu, tentukan juga syarat pembayarannya jika Ada. Asuransikan Barang Anda Lindungi barang impor dengan asuransi yang tepat untuk mengurangi risiko kehilangan maupun rusak selama di perjalanan. Pilih Moda Transportasi Untuk melakukan impor apalagi dalam skala besar, ada beberapa moda transportasi yang bisa dipilih seperti jalur laut, darat, dan udara. Pilih jasa pengiriman yang terpercaya dan telah memiliki jam terbang dengan rating baik seperti Graceindo Express. Persiapan Bea Masuk Saat keramik, granit, dan marmer yang Anda impor telah tiba di Tanah Air, maka selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen untuk bea masuk termasuk biayanya.

Left Arrow Back
Next Right Arrow

Any Emergency?

Call our 24/7 customer support

02121695419
WhatsApp graceindo express